Rabu, 04 Agustus 2021 07:53

Pangkalan Elpiji Oplosan di Kediri Digerebek

Jumat, 11 September 2015 18:20 WIB
Pangkalan Elpiji Oplosan di Kediri Digerebek
?Kasatreskrim Polres Kediri saat menggerebek salah satu pangkalan elpiji di wilayah Kabupaten Kediri. (foto: dendi martoni/BANGSAONLINE)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Gabungan anggota Polsek Ringinrejo dan Polres Kediri, Jumat (11/9) sore sekitar pukul 16.30 WIB melakukan penggerebekan di pangkalan gas elpiji, milik Robikan (54) warga Dusun Ngampel, Desa Selodono, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Pangkalan elpiji tersebut diketahui melakukan pengoplosan gas elpiji. Dari hasil penggerebekan tersebut, petugas mengamankan pelaku pengoplosan beserta barang bukti ratusan gas elpiji 3 kilogram.

Saat digerebek di rumah, pelaku tak berkutik, karena di rumah pelaku terdapat tumpukan gas elpiji. "Saat di lokasi rumah pelaku, kita menemukan tumpukan gas elpiji 3 kilogram dan elpiji 15 kilogram, kami langsung lakukan tindakan dengan memberi garis police line," jelas Kasatreskrim Polres Kediri, AKP M Aldy Sulaeman.

AKP Aldy Sulaeman menjelaskan, penggerebekan ini bermula dari hasil kecurigaan adanya kelangkaan elpiji, sehingga membuat petugas melakukan penyelidikan.

Kasatreskrim juga menjelaskan cara pelaku untuk melakukan pengoplosan gas elpiji, yakni yang semula berasal dari gas elpiji 3 kg kemudian dimasukkan ke tabung gas elpiji 15 kilogram dengan menggunakan alat selang. Dengan begitu, pelaku dapat menjual elpiji 15 kg lebih murah dari harga pasaran karena gasnya didapat melalui elpiji 3 kg yang disubsidi pemerintah.

BACA JUGA : 

Gelapkan Sepeda Motor Pinjaman, Pria Warga Bleber Kediri Diamankan Polisi

Remas Payudara Remaja, Seorang Pria di Kediri Diamankan Polisi Usai Ditangkap Warga

Ngaku Dukun Sakti, Pria di Kediri Gondol Motor Klien, Ditangkap di Ponorogo dengan Kasus yang Sama

Gara-gara Cemburu Lalu Banting Hp Mantan Istri, Pria di Kediri Harus Meringkuk di Tahanan

Pelaku yang saat ini dalam pemeriksaan di Polsek Ringinrejo, mengaku sudah hampir 3 bulan ini melakukan bisnis haram tersebut. "Pelaku terkena pasal 54 Jo 55 UU 22 tahun 2001 tentang Migas," tandas Kasatreskrim. (kdr1/rif/rvl)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...