Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah saat memberikan arahan kepada para santri. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Tanbihul Ghofilin Al Mustofa di Desa Sidoraharjo Kecamatan Kedamean, Senin (18/11/2024).
Kedatangan Bu Min, sapaan akrabnya, dalam rangka membuka advokasi dan inisiasi pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak.
BACA JUGA:
- Usai Tragedi Santri Gantung Diri, Pemkab Gresik Dampingi Psikologis Anak di Ponpes Al-Amin
- Deklarasi SPMB 2026, Bupati Gresik Tegaskan Tolak Titipan dan Pungli
- Isi Kekosongan Kabag Prokopim dan Umum, Bupati Gresik Tunjuk Plt
- Sekda Gresik Serahkan SK Pensiun Kadis Pertanian, Kenaikan Pangkat dan Tugas Belajar ASN
"Lembaga pendidikan berbasis agama harus menjadi ruang aman dan nyaman bagi anak dalam menempuh pendidikan. Tentunya, bebas dari kekerasan dan perundungan," ucapnya.
"Hadirnya anak-anak ini bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga tanggung jawab bersama masyarakat. Sinergi dan kolaborasi antara berbagai pihak ditekankan untuk mewujudkan pesantren yang bebas dari kekerasan dan bullying," imbuhnya.
Melalui sosialisasi ini, Bu Min mengajak masyarakat meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan anak, serta menjadikan kegiatan ini sebagai komitmen bersama mengenai perlindungan anak di Kabupaten Gresik.
"Kegiatan advokasi dan inisiasi pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak ini sudah dilaksanakan di beberapa tempat. Maksud dari Pemkab Gresik yaitu meminimalisir kekerasan pada anak tidak terjadi di Kota Gresik yang dikenal dengan santri," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




