Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah saat memberikan arahan kepada para santri. Foto: Ist.
Menurutnya, diperlukan komitmen bersama, baik pendidik, pimpinan, pengasuh, dan santri, bahwa pendidikan asrama berbasis agama ini harus menjadi ruang aman dan nyaman bagi anak dalam menempuh pendidikan.
"Upaya ini untuk memperkuat orientasi dan komitmen para pihak dalam rangka memajukan, memenuhi, melindungi, serta menghormati hak-hak anak," jelasnya.
Bu Min berharap para guru bisa memiliki kedekatan hubungan emosional yang lebih terhadap para santrinya. Sehingga proses transfer ilmu yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar.
"Anak-anak adalah masa depan kita, dan perempuan adalah tiang keluarga. Kita harus memastikan bahwa mereka terlindungi dari segala bentuk kekerasan," pungkasnya.
Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPP PA) Kabupaten Gresik Titik Ernawati, Camat Kedamean Irwanto, serta Ketua Yayasan dan Pengasuh Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Al Mustofa. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




