Masyarakat ketika menyambut kedatangan Muhammad Al Barra atau yang akrab disapa Gus Barra.
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pasangan Mubarok atau akronim dari Muhammad Al Barra, dan Muhammad Rizal Octavian terus menggalang kekuatan untuk memenangkan Pilkada 2024 di Kabupaten Mojokerto. Hingga kini, mereka telah melaksanakan kampanye simpatik dengan menyapa masyarakat.
Selain menyampaikan visi dan misi serta program dari pasangan Mubarok, Gus Barra terus menggelorakan semangat kemenangan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Mojokerto dengan mencoblos nomor 2 pada pesta demokrasi 27 November mendatang.
BACA JUGA:
- HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto, Gus Barra Paparkan Beragam Prestasi dan 9 Program Strategis 2026
- Bukan Cuma Senam Bersama, Rangkaian Hari Jadi Mojokerto ke-733 Diwarnai dengan Santunan-Makan Gratis
- PAD Mojokerto Lampaui Target, Gus Barra: Berkat Kerja Sama Antarpihak
- Kiai Asep Targetkan Ketua DPRD, Saan Mustopa Nasdem Terkesan Relawan Gus Bara-Gus Habib Capai 27.000
Lagu dengan tagline ganti bupati dan coblos nomor 2 selalu menggema dalam setiap kampanye simpatik yang dilakukan. Tingginya animo masyarakat menunjukkan harapan besar agar Gus Barra dapat terpilih menjadi bupati Mojokerto periode selanjutnya.
Visi dan misi serta program-program pasangan Mubarok yang disampaikan dalam setiap kampanye mendapat respons positif. Seperti yang disampaikan salah satu warga yang tinggal di sekitar Kecamatan Jetis, Riani.
Ia sepakat dengan visi dan misi Mubarok, yaitu menjadikan Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur, termasuk program-program kerakyatan, di antaranya memindahkan pusat pemerintahan dari wilayah kota ke kabupaten.
"Program akan dipindahkannya pusat pemerintahan ke dalam wilayah Kabupaten Mojokerto merupakan dambaan sebagian besar warga. Bagaimana tidak bangga, wong selama ini ibu kota Kabupaten Mojokerto bukan berada di wilayahnya," paparnya saat dikonfirmasi, Senin (11/11/2024).
"Padahal, kita punya sejumlah lahan kosong yang luas milik Kabupaten Mojokerto sendiri. Lo, selama ini kita banyak berbelanja maupun jalan-jalan di luar dari Kabupaten Mojokerto. Saya dan teman-teman menilai sangat banyak keuntungan bagi warga bila ibu kota Kabupaten Mojokerto dapat berdiri kokoh masuk di wilayahnya sendiri," imbuhnya.
Menurut dia, dengan pindahnya pusat pemerintahan bakal banyak pelaku bisnis yang mengembangkan maupun mendirikan gedung, dan pertokoan di sekitar kantor Pemkab Mojokerto yang baru, dan dapat meningkatkan PAD atau pendapatan asli daerah.
Lalu, kata Riani, pemindahan yang dilakukan pasangan Mubarok dapat membuka peluang tenaga kerja sebanyak banyaknya, sehingga dapat menghapus angka pengangguran, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang merata.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




