Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, saat bersama masyarakat usai menonton wayang di Nganjuk.
Akbar mengapresiasi Khofifah yang malam ini datang langsung ke Sanggar Astha Brata dan menyapa para dalang dan seniman muda di Kabupaten Nganjuk. Pihaknya optimis Khofifah ke depan akan mampu untuk mengembangkan dan melestarikan seni budaya Jawa Timur.
Di kesempatan ini, Dalang Akbar juga menghadiahi Khofifah berupa wayang tokoh Prabu Kresna, Raja Dwarawati. Sebagaimana diketahui Kresna adalah raja bijaksana yang memiliki kemampuan memberikan ajaran sifat kepemimpinan yang disebut Hastabrata.
Yang mana Hastabrata ini memiliki delapan sifat pemimpin yang di simbulkan alam. Yaitu Bumi sifat kasantosan, Geni/api sifat adil, Bintang sifat memberi petunjuk, Bulan sifat memberi penerangan, Mendung sifat pemberi rejeki, Samudra lapang dada, Angin sifat teliti mengetahui situasi, Matahari memberi semangat kehidupan. Selain itu Kresna juga tokoh yang mampu membawa kejayaan Pandawa.
“Maka harapannya dengan kami menyerahkan Wayang tokoh Prabu Kresna pada Ibu Khofifah adalah sebagai doa agar lbu Khofifah mendapatkan kejayaan dan keberkahan menjadi pemimpin Jawa Timur lagi dan membawa kejayaan,” kata Akbar.
Tak hanya menonton pagelaran wayang, namun dalam kesempatan ini, Khofifah juga melakukan dialog dengan para Persatuan Dalang Indonesia yang ada di Kabupaten Nganjuk. Khofifah mewadahi aspirasi dalang khususnya dalam pelestarian seni budaya di Jawa Timur.
“Apa yang dilakukan Dalang Akbar ini sangat inspiratif. Beliau anak muda melestarikan budaya dan kesenian kita dan mengajak untuk menggemari seni budaya pewayangan kita,” kata Khofifah.
“Hal ini penting kaitan regenerasi. Sehingga mengajak genzi, gen alfa untuk akrab dan suka dengan seni budaya kita adalah hal yang harus kita gaungkan,” tegas Khofifah.
Maka metode-metode yang familiar dengan generasi masa kini menjadi alternatif untuk masuk pada frekuensi mereka. Agar seni budaya asli Indonesia bisa tetap mendapatkan ruang di tengah gempuran budaya dari luar.
“Kami di lima tahun pertama sangat konsen soal pelestarian seni budaya. Ada Jatim Harmoni. Wadah untuk melakukan pagelaran seni budaya kita terus lakukan,” ujar Khofifah.
“Seni budaya adalah kekayaan tak ternilai bangsa yang harus kita jaga dan dilestarikan. Terlebih wayang. Yang dalam setiap cerita yang disampaikan mengandung nilai dan pesan tentang kehidupan,” pungkasnya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




