Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, saat blusukan ke Pasar Wadung Asri.
“Termasuk di pasar ini, bagi saya ini sangat menambah semangat. Energi dari dukungan dan doa yang disampaikan pada kami sangat berarti untuk menguatkan optimisme kami,” imbuhnya.
Di sisi lain, terkait hasil blusukannya di Pasar Wadung Asri, Khofifah menyebut pedagang pasar harus diberdayakan dengan peningkatan literasi digital. Khususnya yaitu agar mereka terhubung dengan aplikasi teknologi digital.
“Tidak harus pedagangnya yang jualan online, tapi misalnya anaknya atau keluarganya. Jadi tetap bisa melayani pembeli di luar pasar. Karena hampir di setiap pasar, keluhannya sama yaitu pasarnya sepi,” katanya.
Tidak hanya itu, ia bahkan mendorong perguruan tinggi serta generasi muda untuk ikut menjadi pendamping bagi pedagang di titik-titik pasar. Dengan adanya pendampingan, maka sentuhann literasi digital pada pedagang pasar akan lebih maksimal.
Selama di Pasar Wadung Asri, Khofifah disambut begitu meriah oleh pedagang. Mereka antusias untuk menyambut kedatangan Khofifah dan memujinya sebagai sosok gubernur yang rajin turun menyapa masyarakat.
Salah satunya adalah Tiamah, pedagang daging ayam. Pada Khofifah, Tiamah menyemangati Khofifah untuk melanjutkan kepemimpinan periode dua sebagai Gubernur Jawa Timur.
“Lanjutkan ibu membangun Jawa Timur. Lanjutkan dua periode, ibu yang rajin ke pasar, menyapa kami, melarisi dagangan kami. Lanjutkan Bu Khofifah!,” ujarnya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




