Kasat Lantas Polres Kediri AKP Jodi Indrawan saat memberi keterangan kepada wartawan. (Ist)
KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Operasi Zebra Semeru 2024 yang digelar Satlantas Polres Kediri, selama 14 hari yaitu mulai tanggal 14 Oktober - 27 Oktober 2024, secara resmi berakhir.
Kasat Lantas Polres Kediri AKP Jodi Indrawan, mengatakan, bahwa angka kecelakaan lalulintas di operasi Zebra Semeru 2024 menurun hingga 57,14 persen.
BACA JUGA:
- Forkopimda Kabupaten dan Kapolres Kediri Turun ke Kampung, Siapkan Solusi untuk Warga Rentan
- Mediasi Kasus Penggelapan Motor di Polres Kediri: Pelaku Janji Kembalikan dengan Dicicil 3 Bulan
- Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Waris Rp10 Miliar di Kediri Belum Tetapkan Tersangka
- Kapolres Kediri Resmikan SPPG 3 di Lahan Polsek Kandat
"Pada tahun lalu di 2023, angka kecelakaan lalu lintas mencapai 43 kejadian. Sedangkan pada tahun 2024 ini 18 kejadian, artinya kejadian kecelakaan menurun 57,14 persen," ucap AKP Jodi, Selasa (29/10/2024).
Menurut AKP Jodi, pada Operasi Zebra Semeru 2024, Satlantas Polres Kediri mencatat jumlah pelanggaran juga mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun 2023, lanjut dia, angka pelanggaran mencapai 18.800 pelanggar dan pada tahun 2024 ini sekitar 11.100 termasuk teguran maupun tilang.
"Kita mengucapkan terima kasih banyak kepada masyarakat Kediri sudah mematuhi peraturan lalu lintas dan kita harapkan tidak hanya operasi Zebra saja tapi juga pada saat tidak dilaksanakan operasi tetap dijaga jangan sampai melanggar lalul intas," imbuh AKP Jodi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




