Sebanyak 3.000 relawan Gus Barra-dr Rizal tumplek blek di tempat usaha Abah Ghafur di Canggu Jetis untuk mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) saksi untuk pemilihan bupati Mojokerto, Jumat (25/10/2024) malam. Foto: bangsaonline
Kiai Asep minta para relawan yang akan menjadi saksi mengingat dua hal. “Pertama harus berani. Jangan takut. Insyaallah kita meraih kemenangan,” kata Kiai Asep.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP Pergunu) itu secara tegas mengatakan bahwa semua biaya yang ia keluarkan untuk kemenangan Mubarok sudah diikhlaskan, tanpa kepentingan apapun. Walau pun puluhan miliar.
“Saya tak akan minta proyek,” tegas Kiai Asep.
Ia kembali menegaskan bahwa biaya yang ia keluargakan ibarat membuang korotan di pagi hari. “Tak mungkin kotoran yang sudah saya buang saya masukkan ke perut kembali,” tegasnya.
Kedua, tegas Kiai Asep, saksi Mubarok tak boleh minder. “Kalau ada kesalahan (penghitungan dan sebagainya) harus langsung ditegur,” pinta Kiai Asep kepada ribuan relawan yang duduk lesehan di atas hamparan tikar plastik dan terpal.
Menurut Kiai Asep, para relawan, terutama para saksi, adalah para pejuang yang menjadi pengawal paling depan. Para relawan inilah yang akan menjadikan Mojokerto maju, adil dan makmur.
“Jika Mubarok menang, Mojokerto akan menjadi miniatur, contoh kecil kemajuan Indonesia,” tegas Kiai Asep sembari minta agar posko desa yang sudah bertebaran di Mojokerto dijadikan tempat berembuk untuk menambah data sesuai target yang sudah ditentukan.
Sementara untuk Bimtek saksi disampaikan Malik Effendi, mantan anggota DPRD Jawa Timur. Dalam arahannya Malik Effendi minta para relawan yang akan menjadi saksi waspada karena dalam pemilihan bupati Mojokerto yang akan berlangsung para 27 Nopember 2024 itu ditengarai bakal ada kecurangan.
Malik Effendi menyebut dua rencana jahat atau kecurangan yang biasa dilakukan dalam Pilkada. Menurut dia, para saksi adalah relawan yang akan sangat menentukan kemenangan Mubarok. Karena itu ia minta waspada.
Bimtek saksi Barra-Rizal di tempat Abah Ghafur ini adalah kedua kalinya. Seperti diberitakan BANGSAONLINE. sebelumnya pelatihan Bimtek saksi juga dilakukan di tempat Abah Ghafur di Canggu Jetis Mojokerto, pada Kamis (17/10/2024) malam.
Saat itu diikuti sebanyak 1.500 relawan Mubarok, tapi dari kecamatan lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




