Hari Santri Nasional 2024, Gus Kholil: Khofifah adalah Ibu Santri Jawa Timur

Hari Santri Nasional 2024, Gus Kholil: Khofifah adalah Ibu Santri Jawa Timur Gus Kholil saat bersama Khofifah.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2024, Pengasuh Pondok Pesantren Al Amiroh Canga’an dan cendekiawan muda , Kholili Kholil, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi besar Indar Parawansa dalam memperjuangkan hak-hak santri di Jawa Timur. 

Salah satu upaya momental adalah pemberian 5.683 beasiswa perguruan tinggi, baik dalam maupun luar negeri, melalui Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) selama masa jabatannya.

“Saya bertemu dengan banyak santri Jawa Timur yang merasa masa depannya lebih cerah berkat beasiswa ini. Bu telah memberi mereka kail pancing, bukan hanya ikan. Sebagai insan pesantren, saya pribadi merasa bahwa beliau adalah Ibu Santri-santri Jawa Timur,” kata Gus Kholil.

Peran dalam Penetapan Hari Santri Nasional

Tak hanya dalam pendidikan, memiliki sejarah yang sangat penting dalam penetapan Hari Santri Nasional. Pada 2014, bersama dengan Pratikno, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara, turut menyiapkan draf rekomendasi kepada Presiden Joko Widodo untuk menetapkan Hari Santri Nasional. 

Upaya ini lahir dari keyakinan bahwa santri dan para ulama, terutama Nahdlatul Ulama (NU), memiliki peran besar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.  secara mendalam menelusuri bukti sejarah perjuangan NU dan santri dalam melawan penjajah, termasuk saat Agresi Militer di Surabaya. 

Bukti sejarah yang ditemukan menjukkan bahwa pada 22 Oktober 1945, para kiai dan santri mengeluarkan Resolusi Jihad, yang menyerukan perjuangan habis-habisan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia melawan penjajah. Resolusi ini menjadi dasar penting dalam perlawanan heroik yang puncaknya terjadi dalam Pertempuran Surabaya, 10 November 1945.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Gila NU dan Orang NU Gila, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (16)':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO