Pj. Madiun Tontro Pahlawanto menyampaikan keberhasilan Pemerintah Kabupaten Madiun di kancah internasional.
Sebelumnya, panitia telah menyeleksi proposal dari 280 peserta yang berasal dari berbagai negara/kota. Yaitu Asia (32%), Timur Tengah (25%), Afrika (16%), Eropa (15%), Amerika Latin (10%), Amerika Utara (1%), dan Oceania (1%).
Dalam menentukan pemenang, panitia melakukan tiga tahapan seleksi. Negara/kota yang berhasil lolos sampai tahapan semi-finalis untuk kategori inovasi teknologi sebanyak 22 negara/kota.
Kabupaten Madiun salah satu yang berhasil lolos ke tahapan semi-finalis tersebut dengan proposal inovasi teknologi “Madiun Regency Street Light Project with Smart Solution”.
Dari hasil seleksi untuk kategori kota inovasi teknologi, panitia menetapkan Kabupaten Madiun sebagai pemenang “Bronze”.
Sedangkan “Silver” dari Kota Abudabi - Uni emirat Arab dengan proyek “STEAM + Modelling & Analystick Framework”, dan “Gold” dari Kota Reykjavik - Islandia dengan proyek “Better City for children-School Services”.
Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi Kabupaten Madiun untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat dengan memanfaatkan teknologi.
Kabupaten Madiun juga terus berkomitmen untuk menjadi wilayah yang ramah investasi. (dro/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




