dr. Erliyati, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep menjadi yang pertama di Madura dan kedua di Jawa Timur, sebagai rumah sakit yang melakukan operasi bedah minimal invasif.
Operasi bedah ini menggunakan metode Minimally Invasive Surgery (MIS) dengan teknik Radio Frequency Ablation (RFA) pada tumor tiroit atau gondok yang terbukti jinak atau tidak ganas.
BACA JUGA:
- RSUD Sumenep Hadirkan Layanan Bedah Digestif, Wujud Komitmen Layani Masyarakat
- RSUD Moh Anwar Buka Layanan Urologi, Masyarakat Tak Perlu Keluar Sumenep untuk Berobat
- RSUD MA Sumenep Hadirkan Cek Kesehatan Gratis hingga Kuis Berhadiah saat Meriahkan MCF 2025
- dr. Erliyati, Sosok Penting di Balik Pelayanan RSUD dr. H. Moh Anwar yang Semakin Profesional
Terobosan baru tersebut baru dilakukan rumah sakit pelat merah tersebut sejak Agustus 2024 lalu di poliklinik onkologi.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menjelaskan inovasi yang dihadirkan ini dalam rangka memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Sumenep.
Operasi bedah MIS dilakukan oleh dr. Husnul Ghaib, Sp.B (K), Onk. dokter bedah konsultan onkologi di Poliklinik Onkologi.
Erliyati menegaskan operasi bedah MIS yang sudah ada sejak Agustus 2024 lalu hanya ada di RSUD Sumenep.
"Bahkan, di Jawa Timur baru ada dua rumah sakit yang melakukan operasi MIS ini," terangnya kepada HARIAN BANGSA, Senin (23/09/2024).
Ia menjelaskan, dr. Husnul Ghaib adalah dokter yang juga melakukan operasi MIS di RSUD dr. Soetomo Surabaya.
Adapun teknik operasi MIS tak menggunakan pisau dan minim sayatan. Hanya memasukkan elektroda yang besarnya seperti jarum suntik atau abokat nomor 16.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




