SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Khofifah Indar Parawansa mendorong pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan melalui teknologi informasi khususnya melalui pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI).
Ini penting, agar perusahaan dapat merespon pelanggan lebih responsif dan personal.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Hal ini sejalan dengan tema Hari Pelanggan Nasional Tahun 2024 yang diperingati setiap tanggal 4 september, yakni 'AI Membuat Pelayanan Pelanggan Lebih Responsif dan Personal'.
"Namun yang lebih penting bagaimana pemanfaatan AI ini selain lebih responsif adalah mampu memberikan kesan hangat bagi para pelanggan. Dan tentunya mampu memberikan pelayanan yang berkualitas dan berkesan bagi para pelanggan," kata Khofifah di Surabaya, Rabu (4/9).
Khofifah mengatakan, salah satu pemanfaatan AI dalam pelayanan pelanggan adalah melalui Chatbot dan Asisten Virtual.
Chatbot yang didukung AI dapat memberikan respons cepat terhadap pertanyaan pelanggan, mengatasi masalah umum, dan menyediakan informasi secara komprehensif 24 jam sehari serta tujuh hari dalam seminggu.
"Tentunya hal ini mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kepercayaan pelanggan, karena permasalahannya mendapatkan respon yang cepat, tidak terbatas waktu," katanya.
Tidak hanya itu, AI dapat menganalisis data pelanggan untuk memberikan rekomendasi produk atau layanan yang sesuai dengan preferensi mereka, sehingga meningkatkan relevansi dan kepuasan.
"Dengan menggunakan AI, pelaku usaha juga dapat merespon saran dan masukan pelanggan terhadap produk atau layanan. Hal ini tentunya bisa membantu bagaimana membuat suatu produk atau layanan yang lebih disukai pelanggan," katanya.
"AI juga dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses operasional. Seperti mempercepat layanan, penanganan klaim, dan lain lain. Termasuk mendeteksi masalah sehingga lebih responsif dan proaktif, yang pada akhirnya mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan," imbuhnya.
Peringatan Hari Pelanggan Nasional digagas pertama kali pada tahun 2003. Hari Pelanggan Nasional merupakan momentum untuk menghargai dan mengapresiasi pelanggan.
Pada hari tersebut, perusahaan biasanya mengadakan berbagai kegiatan dan promosi untuk menunjukkan penghargaan mereka terhadap pelanggan. (dev/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




