Gejala Skizofrenia pada Anak-anak yang Perlu Diperhatikan. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Skizofrenia pediatrik merupakan kasus skizofrenia pada anak-anak yang mengganggu kesehatan mentalnya.
Dilansir dari Mayo Clinic, kebanyakan penderita skizofrenia menunjukkan gejala pada usia pertengahan hingga akhir 20-an tahun. Namun sering juga muncul pada pertengahan usia 30-an tahun.
BACA JUGA:
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
- Viral! Siswa SD di Probolinggo jadi Korban Bullying, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Jambret Apes! Nekat Gasak Perhiasan Emak-emak di Blitar, Ternyata Emas Imitasi
- Polemik Yai Mim dan Sahara, Gus Yusuf Minta Alumni Tebuireng Jaga Adab
Sementara skizofrenia pediatrik pada anak sangat jarang terjadi, namun gejalanya dimulai pada usia di bawah 13 tahun.
Skizofrenia pada anak memiliki tantangan khusus untuk diagnosis, pendidikan, pengobatan serta perkembangan emosional dan sosialnya.
Dilansir dari Cleveland Clinic, berikut gejala awal skizofrenia pada anak:
- Kesulitan memperhatikan
- Keterampilan motorik lambat
- Kontak mata buruk
- Prestasi buruk di sekolah
- Kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari
- Kurangnya pengendalian impuls, yakni anak mungkin akan langsung mengambil sesuatu yang mereka inginkan begitu mereka melihatnya. Mereka juga akan mengemukakan pendapat atau mengamuk ketika tidak suka terhadap sesuatu
- Keterlambatan bicara atau masalah lain
- Memunculkan emosi besar yang terlihat tidak sesuai dengan situasi
Pada tahap selanjutnya, anak akan menunjukkan tanda-tanda skizofrenia yang khas, yaitu:
1. Delusi
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




