Aksi demo puluhan emak-emak di depan proyek PT SAG Tuban. Foto: AHMAD CHOIRUDIN/ BANGSAONLINE
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Proyek pembangunan pabrik pengolahan minyak bumi PT Sumber Aneka Gas (SAG) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, digeruduk puluhan warga Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Rabu (31/7/2024).
Massa yang didominasi emak-emak itu melakukan aksi dengan membawa peralatan dapur. Mereka berunjuk rasa menuntut transparansi perizinan dan perekrutan tenaga kerja di proyek PT SAG.
BACA JUGA:
- Kabel Fiber Optik Semrawut di Tuban, Dewan Dorong Perda Utilitas
- Siap Luaskan Pasar Global, SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
- MA Islamiyah Senori Tuban Wisuda 167 Siswa Prodistik Hasil Kerja Sama dengan ITS
- Polres Tuban Tangani Dugaan Pencurian Patung Dewa di Kelenteng Kwan Sing Bio
Selain itu, mereka menuntut keterbukaan perusahaan terkait site plan, perizinan, amdal, serta perekrutan tenaga kerja. Pasalnya, selama ini belum ada sosialisasi maupun komunikasi perusahaan ke warga desa setempat.
Peserta aksi juga menduga ada oknum TNI yang terlibat dalam pelaksanaan proyek-proyek pembangunan pabrik pengolahan gas bumi itu.
"Kami menduga ada penyalahgunaan wewenang oleh oknum aparat desa yang lebih mementingkan kepentingan pribadi atau golongan tertentu," tegas Koordinator Aksi, Zumrotul Fitria.
Selain menyampaikan aspirasi di depan kantor perusahaan, aksi serupa juga dilakukan di sejumlah titik lokasi. Yaitu di Balai Desa Sambonggede, Kantor Pemkab Tuban, serta Kejaksaan Negeri Tuban, dan Gedung Pajak Pratama.
Dalam demo tersebut, masyarakat menuntut agar proyek PT SAG tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan hidup yang berlaku, tetapi juga memberikan informasi yang jelas dan terbuka tentang semua aspek proyek, termasuk keterlibatan TNI aktif dalam proyek tersebut.
Sementara itu, Government Relation PT SAG, Maria Magdalena, membantah tunduhan yang doisampaikan oleh warga.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




