Gubernur Jatim periode 2019 – 2024, Khofifah Indar Parawansa menjalani Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih oleh Petugas Pantarlih di rumah pribadinya. FOTO: Devi Fitri Afriyanti/BANGSAONLINE.com
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Khofifah Indar Parawansa menjalani Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih di kediamannya di kawasan Jemursari, Kota Surabaya pada Rabu (17/7/2024).
Khofifah menyebutkan bahwa proses coklit sangat penting untuk pendataan pemilih di Pilkada mendatang..
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
“Proses ini sangat penting untuk memastikan jumlah pemilih sekaligus memastikan bahwa prrses (Pilkada) berjalan secara terbuka. Pantarlih ini memberikan update data secara terbuka, kemudian pemilih dapat tahu mereka terasosiasi di TPS mana saja,” ujarnya usai coklit, Rabu (17/7/2024).
Lebih lanjut dia menandaskan bahwa dari proses ini, pemilih yang akan menggunakan haknya pada saat hari pemungutan suara dapat terekap dan tervalidasi dengan pasti. Sehingga proses coklit ini salah satu tahapan yang penting dilakukan jelang Pilkada serentak 2024.
Dalam proses coklit di rumah Khofifah ini, ada dua Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang mencoklit data keluarga Khofifah. Tak hanya itu, juga ada PPS, petugas pengawas pemilu, hingga lurah setempat.
Saat coklit, Khofifah juga menyampaikan jumlah pemilih yang ada di rumahnya. Termasuk memastikan putranya, Jalaluddin Mannagalli yang sedang menempuh kuliah di Tiongkok.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




