Andri Wahyudi, Ketua DPC PDIP Kabupaten Pasuruan.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Sejumlah partai parlemen dan nonparlemen di Kabupaten Pasuruan sudah menyatakan sikap dukungan kepada masing-masing bakal calon.
Ada dua bakal Calon Bupati (Bacabup) Pasuruan digadang-gadang bakal bersaing ketat, yakni Rusdi Sutejo dan KH Mujib Imron atau Gus Mujib.
BACA JUGA:
- Tangis Haru Warnai Kunjungan Zaini ke Rumah Istri Almarhum Ketua PAC PDIP di Pohjentrek
- DPC PDIP Kabupaten Pasuruan Gelar Penjaringan Ketua PAC
- Rayakan HUT ke-79 Megawati, Kader PDIP Kabupaten Pasuruan Tabur Ribuan Benih Ikan
- Pimpinan LSM Pasdewa Turut Pertanyakan Sisa Anggaran Pilbup Pasuruan 2024: Rp1,5 M Lari ke Mana?
PDIP misalnya, memberikan sinyal kepada partai lain yang ingin menjalin koalisi, termasuk PKB, meski pendaftaran bakal calon di desk pilkada sudah tutup.
"Bila ada rencana calon bupati yang diusung partai PKB mau mendaftar ke desk PDIP Kabupaten Pasuruan tidak bisa lagi. Akan tetapi peluang komunikasi politik masih bisa dilakukan, hanya jalurnya tidak ke DPC, tetapi langsung ke DPP pusat," ujar Andri Wahyudi, Ketua DPC PDIP Kabupaten Pasuruan.
Ia mengungkapkan PDIP terbuka untuk menjalin koalisi dengan partai mana pun, termasuk PKB.
"Celah koalisi calon bupati Gus Mujib dari partai PKB masih terbuka lebar. Tetapi bukan di DPC, tapi jalurnya lewat DPP pusat," jelasnya.
Menurutnya, Gus Mujib masih bisa mendaftar bakal calon kepala daerah untuk mendapatkan rekom dari PDIP, namun mekanismenya langsung melalui DPP.
Sebab, desk pendaftaran bacabup-bacawabup melalui DPC sudah ditutup dan hasilnya sudah disampaikan di rakernas.
"Kalau misalkan PKB mau melamar melalui desk DPC PDIP tidak bisa, karena sudah tutup. Tapi bukan berarti tidak ada celah komunikasi sama sekali. Bagi teman-teman PKB masih ada ruang, mungkin bisa langsung ke DPP pusat," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




