Sekretaris PAC PDI Perjuangan Gresik, Mega Bagus Saputra.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kebomas, Mega Bagus Saputra, mendesak DPC PDIP Gresik segera menentukan sikap menghadapi Pilkada Gresik 2024.
Menurut Bagus, DPC PDIP Gresik harus segera membangun koalisi dengan partai politik (parpol) lain untuk menentukan paslon bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) yang diusung.
BACA JUGA:
- PDIP Jatim Belum Sampaikan 18 Nama Ketua PAC Terpilih se-Gresik, Sekretaris DPC: Rencana Bulan Ini
- Wadahi Kreativitas Gen Z, PDIP Gresik Sukses Gelar Barata Ngabuburit E-Sport Championship 2026
- Perkuat Sinergi Parpol-Ormas, PDIP Gresik Silaturahmi ke PCNU Salurkan 1.000 Sarung
- PDIP Gresik Jaring 24 Nama Calon Ketua PAC Kebomas
Sebab, PDIP Gresik tidak bisa mengusung paslon sendiri karena 'hanya' meraih 9 kursi di DPRD hasil pemilu 2024. Sementara syarat untuk mengusung paslon harus memiliki 10 kursi atau 20 persen kursi di DPRD Gresik.
"Pilkada Gresik makin dekat, tanggal 27 Agustus sudah pendaftaran. Kami mendesak DPC segera putuskan koalisi dengan parpol lain untuk mengusung paslon," ucap Bagus saat dihubungi BANGSAONLINE.com, Rabu (12/6/2024).
Bagus menyebut desakan ini merupakan bentuk kekhawatiran dari PAC karena ada kemungkinan PDIP akan ditinggal parpol-parpol lain, sehingga gagal mengusung paslon.
Terkait langkah DPP PDIP yang telah menurunkan surat tugas kepada Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, Bagus mengatakan hingga saat ini tidak ada tindaklanjutnya dan belum ada kepastian.






