Ketua Pembina Yayasan Khadijah, Khofifah Indar Parawansa.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Khofifah Indar Parawansa mendorong sekolah di Yayasan Taman Pendidikan Khadijah untuk mengembangkan ekosistem pendidikan berbasis digital.
Hal tersebut Khofifah sampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Yayasan Khadijah Tahun 2024 di Hotel Vasa, Senin (20/5/2024).
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Bahas Kerja Sama Jatim-Yaman di Grahadi
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
Khofifah berpesan agar nilai-nilai Ahlussunah Wal Jamaah (Aswaja) ditanamkan di seluruh jenjang pendidikan.
"Semangat KH Abdul Wahab Turcham adalah menjadikan Yayasan Khadijah ini sebagai yayasan pendidikan berbasis pesantren kota. Maka Khadijah harus menjadi center of gravity Aswaja di Surabaya," kata Khofifah.
Untuk itu bagi para kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidikan mulai dari PAUD harus mengambil peran dalam penanaman nilai-nilai Aswaja.
Karena berdasarkan penelitian akan lebih mudah merasuk penanaman sebuah nilai jika ditanamkan dalam usia dini.
"Kuncinya ada di para guru. Guru bukan hanya menyampaikan metode pembelajaran saja. Tapi juga memberikan teladan. Siswa diajak untuk praktik. Begitulah upaya kita untuk membuat Aswaja ini bisa masuk menjadi karakter siswa didik kita," ungkapnya.
Menurutnya, penerapan teknologi di bidang pendidikan menjadi sangat penting, mengingat perkembangan zaman yang semakin pesat.
Sehingga diperlukan untuk menciptakan generasi yang tanggap pada kondisi dan tantangan zaman.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




