SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen bangsa untuk menyatukan semangat menuju Indonesia Emas 2045.
Hal ini sejalan dengan tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-116 yaitu "Bangkit untuk Indonesia Emas".
BACA JUGA:
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Paskibra Bersatu Lintas Jenjang
- BSPS di Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Luas
Khofifah menegaskan bahwa seperti halnya hari kebangkitan nasional yang bukan sekadar peristiwa tunggal.
Melainkan sebuah proses panjang yang diawali dengan berbagai faktor, termasuk munculnya kesadaran akan pentingnya persatuan dan kemerdekaan.
Dalam hal ini perjalanan menuju Indonesia Emas harus dilakukan dengan perjuangan panjang dengan target Indonesia menjadi negara maju saat berusia satu abad di 2045.
“Yang artinya bahwa menuju Indonesia Emas harus diwujudkan dengan kebangkitan di banyak sektor. Mulai dari, sosial ekonomi, kesejahteraan, pendidikan, infrastruktur, investasi, dan seluruh sektor yang lain. Mari menyatukan optimisme untuk bangkit di seluruh sektor tersebut,” tegas Khofifah di peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Senin (20/5/2024).
Ada nama besar Boedi Oetomo dalam Hari Kebangkitan Nasional yang berperan sebagai tonggak sejarah.
Untuk itu, dalam mewujudkan Indonesia Emas mendatang diperlukan tokoh-tokoh yang berperan besar di segala sektor.
Yang mana, serupa dengan sebuah orkerstrasi, para tokoh game changer tersebut akan menjadi conductor dalam menciptakan sebuah hasil orkestrasi yang harmoni.
“Lahirnya Boedi Oetomo menjadi tonggak penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Di tengah penjajahan Belanda selama berabad-abad, Boedi Oetomo bagaikan obor yang menerangi jalan menuju kemerdekaan,” tegasnya.
Organisasi ini didirikan dengan tujuan mulia, yaitu memajukan pendidikan dan derajat bangsa Indonesia.
Boedi Oetomo menjadi wadah bagi para pemuda terpelajar untuk menyatukan suara dan memperjuangkan hak-hak mereka.






