dr. Muhamad Mujib, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Moh. Anwar Sumenep.
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Penyakit ginjal kronis adalah masalah kesehatan dengan beban biaya pengobatan yang tinggi. Hal itu disampaikan Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erlyati, saat membuka penyuluhan tentang pencegahan penyakit ginjal di depan puluhan para pasien ginjal di ruang hemodialisis (HD) rumah sakit setempat.
Dalam paparannya, Erlyati menjelaskan bahwa penyakit ginjal kronis dapat dicegah dengan melakukan upaya pencegahan, pengendalian, dan tata laksana hipertensi dan diabetes melitus sesuai standar.
BACA JUGA:
- Bupati Fauzi Pangkas Jam Kerja ASN Sumenep Selama Ramadhan 1447 H
- Lakukan Pendataan, BPBD Sumenep Sebut Pemkab akan Perbaiki 198 Bangunan Rusak akibat Puting Beliung
- Lampaui Target, Realisasi Investasi Sumenep 2025 Tembus Rp2 Triliun Lebih
- DBHCHT Sumenep 2026 Turun jadi Rp33,1 M, DPRD Ingatkan Pemkab Soal Skala Prioritas Program
Di antaranya, dengan melakukan pengecekan kesehatan secara berkala, rajin olahraga, diet seimbang, istirahat cukup, dan kelola stres.
Adapun apabila sudah terlanjur terkena penyakit ginjal, Erlyati meminta agar pasien mengikuti anjuran dokter.
"Atasi penyakit dengan pengobatan yang tetap dan teratur, tetap diet sehat dengan gizi seimbang, upayakan beraktivitas fisik dengan aman dan hindari rokok, alkohol, dan zat karsinogenik lainnya," ujarnya di depan puluhan pasien ginjal kronis yang saat itu sedang melakukan cuci darah.
Erlyati juga menyampaikan batapa pentingnya pencegahan dan pengendalian penyakit ginjal melalui pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan gula darah secara rutin.
Penyuluhan itu menghadirkan narasumber dr. H. Moh. Mujib, dokter spesialis penyakit dalam di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep. Dokter mujib sudah menggeluti dan membidangi penyakit dalam di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu sejak tahun 2002.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




