Kapolres Ngawi saat meninjau verifikasi penerimaan calon anggota Polri.
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Kapolres Ngawi, AKBP Argo Wiyono, memantau langsung pemeriksaan administrasi awal bagi pendaftar anggota Polri melalui jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama. Hal tersebut dilakukan demi mewujudkan komitmen penerimaan anggota Polri yang bersih.
Kapolres Ngawi didampingi Kasubbagdalpers Bag SDM Polres Ngawi, AKP Joko, mengecek langsung beberapa rangkaian pelaksanaan pemeriksaan administrasi awal, dan kelengkapan para calon anggota Polri.
BACA JUGA:
- Dua Personel Polres Ngawi Wakili Polda Jatim di Kejuaraan Judo dan Beladiri Kapolri Cup 2026
- Panen Raya Jagung di Tuban, Presiden Prabowo Puji Inovasi Pangan yang Dilakukan Polri
- Jelang Musda ke-10, Pengurus DPD LDII Ngawi Perkuat Sinergi Kamtibmas dengan Polres
- Satresnarkoba Polres Ngawi Bekuk Pengedar Sabu, BB 223 Gram Disita
Orang nomor satu di Polres Ngawi menegaskan, dalam tes penerimaan anggota Polri ini, Polres Ngawi memegang teguh prinsip BETAH. Slogan Betah yang artinya bersih, transparan, akuntabel, humanis dan juga clear and clean, bebas KKN, sekaligus melakukan pengawasan langsung.
“Dalam proses pendaftaran calon anggota Polri ini, kita melibatkan banyak pihak dari pengawas internal maupun eksternal untuk menghindari kecurangan dan calo,” kata Argo
Dalam kegiatan Rikmin (pemeriksaan administrasi) ini, dilakukan pemeriksaan dokumen administrasi peserta, mulai dari Ijazah, KTP, dan juga akte kelahiran. Sedangkan yang mendaftar melalui polres Ngawi dan diverifikasi meliputi untuk Bintara PTU sebanyak 62 peserta, Bakomsus Humas /TI ada 3 peserta, Tamtama sejumlah 8 peserta.
“Selesai mengikuti kegiatan Rikmin, calon siswa Polri yang memenuhi syarat akan melanjutkan pemeriksaaan adminstrasi lanjutan di Polda Jatim dan menjalankan tahapan selanjutnya,” tegasnya. (nal/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




