Pelabuhan Jangkar, Situbondo.
SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Satreskrim Polres Situbondo memanggil petugas Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) setelah adanya kasus penangkapan dua calo tiket di Pelabuhan Jangkar, Situbondo, beberapa waktu lalu.
Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Momon Suwito mengatakan, pemanggilan ini untuk menggali informasi atas dugaan keterlibatan petugas dalam praktik percaloan.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Lepas 3.000 Pemudik Kapal Laut di Pelabuhan Jangkar Menuju Raas dan Sapudi
- Polres Situbondo Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Fokus Cegah Pelanggaran Jelang Ramadan
- Biadab! Ayah dan Paman Kembar di Situbondo Cabuli Anak Kandung Berkali-kali
- ASN Protes ke Polres Situbondo, Tuntut Penahanan Tersangka Pengeroyokan
"Iya kami mendapati informasi ada oknum yang melatarbelakangi percaloan di Pelabuhan Jangkar saat masa mudik kemarin," kata AKP Momon Suwito, Kamis (18/4/2024).
Suwito menuturkan, praktik percaloan di Pelabuhan Jangkar sudah berlangsung lama. Hal ini, karena penumpang ingin membeli tiket dengan harga murah melalui calo.
Pengusutan kasus ini, sekaligus membenahi sistem pembelian tiket. Apalagi, ribuan pemudik sempat terlantar di Pelabuhan Jangkar akibat ulah calo pada arus mudik Lebaran 2024.
"Sejauh ini katanya tiketnya sudah (dibeli) online, tapi kok tetap banyak percaloan, ini yang ingin kami usut, informasinya ratusan tiket itu cepat ludes dalam hitungan menit, sedangkan keluhan pemudik sulit masuk akses via online," katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




