Direktur PDAM Lamongan, Ali Mahfud saat berada di take-off Kembangbahu.
"Launching SPAM ini bertepatan dengan momen menjelang lebaran, sehingga sangat tepat untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Selain saat lebaran, kami berharap aliran air dari SPAM Mojolagres Kembangbahu terus memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat," tambah Ali.
Ali juga menjelaskan bahwa pembangunan SPAM Mojolagres Kembangbahu dimulai pada tahun 2023 menggunakan APBD 2023. Hari ini, SPAM tersebut berada pada tahap uji operasional dan sudah dapat digunakan oleh masyarakat. Sebelumnya, pada Selasa, 2 April, telah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar.
"Alhamdulillah, respons masyarakat sangat positif menyambut SPAM Mojolagres. Sebelumnya, masyarakat sana menggunakan air tangki yang harganya bisa satu juta per bulan. Kalau menggunakan PDAM ini selain terjamin kualitasnya juga harganya terjangkau," jelas Ali.
Menurutnya, SPAM Mojolagres Kembangbahu mampu mengaliri 500 sambungan rumah (SR) di dua desa, yakni Desa Kembangbahu (292 SR) dan Desa Kaliwates (Dusun Kebalan 120 SR dan Dusun Kalibogo 88 SR).
"SPAM di Kembangbahu menyalurkan air ke 500 SR dengan kapasitas suplai dari PTAB Jawa timur 20 liter/detik," tambahnya. (qom/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




