Kapal bahari ekspress yang melayani penyeberangan Bawean-Gresik (dok. Ist)
GRESIK,BANGSAONLINE.com - Sejumlah tokoh di Jawa Timur meminta pengusaha kapal untuk secepatnya menurunkan tarif penyeberangan Gresik - Pulau Bawean.
Hal ini didasari keperihatinan akan masyarakat pulau bawean pascabencana gempa 22 maret lalu.
BACA JUGA:
- DPRD Gresik Belum Bahas Relokasi 43 PKL Kali Avoor
- Siap Luaskan Pasar Global, SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
- Muscam Golkar Blimbing Kota Malang Tetapkan Nedy Zunaedi sebagai Ketua PK Secara Aklamasi
- PT PON Salurkan Beasiswa Sekolah Kejar Paket B & C Lewat Program Pintas di Tlogopojok
Selain itu beberapa pihak menilai pemerintah perlu menambah jadwal penyeberangan ke pulau tersebut.
Anggota DPR RI dari partai Golkar, Yahya Zaini menjelaskan mengapa pentingnya ada penyesuaian tarif penyeberangan ke Pulau Bawean.
"Sudah sepatutnya pengusaha kapal membantu meringankan beban warga Bawean, dengan menurunkan tarif tiket untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang terkena bencana," kata Yahya dalam keterangannya, Minggu (31/3/2024).
Ia meminta agar memberi prioritas penumpang penyeberangan. Yakni para santri untuk pulang kampung.






