Pj. Gubernur Jatim Minta Bangunan Rusak Terdampak Angin Kencang di Pamekasan Segera Direkonstruksi

Pj. Gubernur Jatim Minta Bangunan Rusak Terdampak Angin Kencang di Pamekasan Segera Direkonstruksi Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono saat meninjau salah satu bangunan yang roboh akibat hujan lebat dan angin kencang di Pamekasan, Sabtu (24/2).

Adhy mengatakan, telah melakukan mitigasi dengan membangun kewaspadaan dan mengaktifkan sistem warning. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir dampak bencana hidrometeorologi. Sebab sesuai prediksi, curah hujan akan mencapai puncaknya mulai akhir Februari, Maret, sampai April.

Adhy menyebut titik-titik rawan bencana tahunan di Jawa Timur, antara lain Sidoarjo dan Gresik. Sedangkan untuk bencana turunan dari hujan seperti tanah longsor ada di Pacitan, Lumajang, dan Probolinggo.

"Yang jelas kita sudah antisipasi. Kita tahu kultur, kebiasaan, dan tanda-tandanya. Jadi kita akan tetap bersiap siaga. Tidak berhenti sampai di sini saja," katanya.

Sebagai informasi, bencana hujan lebat dan angin kencang di Pamekasan terjadi pada Rabu (21/2) pukul 13.45 WIB. Berdasarkan data BPBD Jatim per Kamis (22/2) pukul 00.00 WIB, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Beberapa titik lokasi bencana antara lain Kecamatan Pamekasan, Kecamatan Larangan, Kecamatan Kadur, Kecamatan Palengaan, dan Kecamatan Pegantenan.

Sejauh ini, total bangunan terdampak meliputi 6 unit kios, 122 unit rumah rusak ringan, 4 unit kandang, 4 pohon tumbang, dan 5 fasilitas umum.

Asesmen dan koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan oleh agen bencana Provinsi Jatim dan BPBD Kabupaten Pamekasan. Beberapa unsur lain yang terlibat yakni TNI, Polri, perangkat desa setempat, dan masyarakat sekitar.

Dalam kunjungan tersebut, juga didampingi Pj Bupati Pamekasan Masrukin dan stakeholder terkait.

Sebelumnya, Masrukin juga telah mandatangi rumah warga terdampak angin kencang untuk memberikan bantuan berupa sembako.

"Nanti perbaikan-perbaikan kecil akan ditangani bantuan melewati RTLH, kemudian masyarakat-masyarakat yang terdampak angin kencang kebutuhan bahan pokoknya tidak kesulitan, kita bantu dengan bantuan bahan pokok," ucap Masrukin, Kamis (22/2) lalu. (dev/dim/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Warga Kota Pasuruan Berebut Minyak Goreng Curah Saat Gubernur Jatim Pantau Operasi Pasar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO