Gubernur Khofifah Dinobatkan Sebagai 'Ibu Perangkat Desa Jatim' oleh PPDI

Gubernur Khofifah Dinobatkan Sebagai Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berswafoto dengan para perangkat desa.

Dalam kesempatan ini, Gubernur juga mengajak seluruh perangkat desa untuk mengambil bagian dalam mewujudkan pemilu damai tahun 2024. Kondusivitas sangat perlu dijaga lantaran jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Jatim mencapai 31.402.838 pemilih yang tersebar di 120.666 TPS.

"Bersama-sama mari kita menjadi bagian yang menciptakan kondisi aman, damai, dan tenteram pada pemilu tahun 2024 kelak," katanya.

Gubernur berharap potensi dan pemicu konflik dalam pemilu seperti bentrokan antar pendukung, tindakan pengrusakan alat peraga kampanye, politik uang, intimidasi, dan tindakan kekerasan serta kecurangan dalam pemungutan dan penghitungan suara, penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye, atau bahkan saling serang melalui media massa dan media sosial dapat dihindari secara bersama-sama.

Selain itu, Gubernur mengingatkan seringnya konflik terjadi karena berita hoaks dan ujaran kebencian di media sosial. Untuk itu, ia meminta agar menerapkan empat hal ketika menerima suatu informasi.

"Pertama baca informasi secara utuh, detail, dan teliti isinya. Kedua tanyakan kepada penyebar informasi dari mana asal informasi tersebut. Ketiga cek sumber informasi, apakah kredibel atau tidak. Dan, terakhir pastikan melalui search engine apakah ada informasi yang sama," jelasnya.

"Guna mengantisipasi adanya potensi konflik baik terkait momen pemilu maupun selainnya, Pemprov Jatim juga telah membekali para kepala desa dengan ilmu paralegal melalui pelatihan pra paralegal justice award yang diselenggarakan oleh BPSDM Jatim bersama Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) beberapa waktu lalu," imbuhnya.

Sementara itu, dalam laporannya Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono mengatakan bahwa selama lima tahun kepemimpinan Gubernur , Jawa Timur mengalami kemajuan yang pesat.

"Semua indikator pembangunan telah tercapai. Capaian ini juga tidak terlepas dari kontribusi pada perangkat desa di Jawa Timur," ujarnya.

Untuk itu, sebagai wujud perhatian dari Gubernur , sejak tiga tahun terakhir selalu dialokasikan tambahan intensif honorarium untuk perangkat desa di Jatim.

"Alokasi bantuan keuangan honorarium sejak tahun 2022, 2023, dan 2024 mendatang diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan perangkat desa sekaligus menjadi suntikan semangat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," kata Adhy.

Sebelumnya, Ketua Sutoyo M. Muslih juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur atas perhatian dan dukungannya terhadap para perangkat desa. Menurutnya, adalah sosok gubernur yang selalu memberi perhatian kepada para perangkat desa.

"Oleh karena itu, kami selama ini selalu tegak lurus melaksanakan program-program Ibu Gubernur di desa-desa yang menyentuh masyarakat tanpa terkecuali," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga memberikan penghargaan kepada lima pemerintah kabupaten yang telah menjalin kerja sama dengan baik. Kelima kabupaten tersebut ialah Kabupaten Ngawi, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Kediri. (dev/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Warga Kota Pasuruan Berebut Minyak Goreng Curah Saat Gubernur Jatim Pantau Operasi Pasar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO