SIDOARJO (bangsaonline)-Sebanyak 325 dosen perguruan tinggi bakal menjadi pengawas dalam Ujian Nasional (UN) di Kabupaten Sidoarjo. Ratusan dosen itu berasal dari dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Sidoarjo.
Kabid Pendidikan Menengah Dispendik Sidoarjo, Tirto Adi mengatakan, ratusan pengawas tersebut nantinya tidak akan masuk ke ruangan yang dipakai UN, namun sebatas pemantauan sekolah.
BACA JUGA:
- Kasus Kematian Kades Buncitan Terungkap
- Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga Prambon Sidoarjo, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Satlantas Polresta Sidoarjo Terjunkan Petugas Pendamping di Samsat, Urus Pajak Kendaraan Kini Lebih
- Bangunan Liar di Atas Saluran Air Pucang Sidoarjo Ditertibkan, Picu Banjir Saat Hujan
“Pengawasan mulai dari koordinasi hingga distribusi naskah soal,” ujarnya, Kamis (10/4).
Dia mengungkapkan, tugas pengawas tersebut nantinya juga akan berkoordinasi dengan panitia UN dari Dispendik serta Polres Sidoarjo yang berwenang mengamankan UN. Di antaranya, untuk melihat sampul soal yang dipilah untuk didistribusikan ke 18 polsek. “Pengawas itu nantinya juga akan terjun terus saat pendistribusian,” jelasnya.
Sementara itu, Kamis (10/4) kemarin, ribuan siswa-siswi SMP sederajat dan SMA sederajat memadati Masjid Agung Sidoarjo untuk istighotsah.
Doa istighostah dilakukan agar pelaksanaan UN berlangsung lancar dan meraih hasil maksimal. Bupati Sidoarjo Saiful Ilah yang ikut hadir dalam pelaksanaan istigojah berharap kegiatan tersebut terus dipertahankan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






