Pelaku Pelecehan Anak di Wonosari Lor Surabaya Ternyata Pemain Musik Gereja

Pelaku Pelecehan Anak di Wonosari Lor Surabaya Ternyata Pemain Musik Gereja Detik-detik saat BM memaksa korban untuk memegang kemaluannya.

“Saya barusan saja diperiksa di ,” ujar wanita yang enggan menyebutkan namanya tersebut.

Ditanya tentang profesi suaminya, ia mengungkapkan Bernardo memang sehari-harinya bekerja sebagai driver ojek online.

“Sudah lama kerja Gojek, sebelumnya di perusahan jual beli besi bahan pembuatan kapal. Tapi pasca Covid-19 keluar dan kerja gojek,” cerita istri BM.

“Kalau hari minggu suami pelayanan ke Gereja daerah Semolowaru dengan mengiringi lagu ibadah mengunakan alat musik drum,” tambahnya.

Penangkapan Bernardo Maramis tak disangka-sangka keluarga. Karena selama ini Bernardo diketahui tak pernah menujukan sikap yang tidak lazim.

“Kalau kumpul bersama keluarga biasa-biasa saja. Meski juga kami ada keponakan kecil-kecil, tapi sikap suami saya biasa-biasa saja,” pungkas istri BM.

Sedangkan hasil pemeriksan yang dilakukan oleh Satreskrim , pelaku ternyata mengaku bukan kali pertama ini melakukan pencabulan dan pelecehan.

Hasil laporan warga di sekitar Jl. Wonosari Lor KB-2 pada bulan Oktober 2023, ternyata ciri-ciri fisik pelaku yang terekam dan viral di Jl. Wonosari Lor KB-1 mirip dengan Bernardo. (rus/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Razia Balap Liar, Polrestabes Surabaya Amankan dan Proses Hukum Joki ':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO