"Ojo parek parek. Ini semua untuk menjaga keselamatan kita bersama, baik para pekerja di FSO Gagak Rimang maupun para nelayan," ujarnya.
Selain terus mengampanyekan keselamatan bersama, EMCL juga melakukan program penanaman mangrove di kawasan pesisir Tuban dan Lamongan.
Tahun ini EMCL bersama rukun nelayan Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan telah menanam mangrove sebanyak 14 ribu bibit.
"Mari kita jaga kelestarian laut dengan menanam mangrove agar nanti panen oksigen," ujar M. Fauzi, Ketua Rukun Nelayan desa Sedayulawas.
Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penanaman mangrove oleh seluruh tamu undangan yang hadir. Di antaranya SKK Migas Jabanusa, EMCL, Lantamal V Surabaya, Polairud, Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan DLH Lamongan, KSOP Kelas III Tanjung Pakis, Forpimcam Brondong, Pemdes Sedayulawas, HNSI Lamongan, Rukun Nelayan Sedayulawas, Brengkok, Paciran, Lohgung, Labuhan, Lima 2B, dan PIB. (nur/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




