Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat menduduki batu singa di Bromo. Foto: Instagram
Sementara itu, sejumlah baliho dukungan untuk Prabowo banyak terpampang. Di baliho itu ada foto Prabowo dengan tulisan 'Senyumin Aja'.
Hal ini membuat lagu yang dinyanyikan Khofifah dianggap sebagai sebuah kode untuk Pilpres 2024. Saat ditanya terkait hal tersebut, dengan senyum Khofifah menjawab jika foto yang ada di instagramnya sebuah kebetulan, saat itu diajak berfoto yang katanya bentuk macan atau singa hanya terlihat ketika difoto.
"Ternyata bener kalau difoto baru tampak kayak singa duduk. Tidak (kode) itu mengalir aja,” ujarnya.
Ia menegaskan, perlu mencari pemimpin yang baik untuk bangsa ini. Menurut dia, PR bangsa ini yang pertama persatuan, persatuan, dan persatuan.
“Apa yang terjadi di Papua saya tidak pernah underestimate, tetapi kita harus menjaga Indonesia terhindar dari kemungkinan disintegrasi bangsa. Ada negara umurnya 25-40 tidak survive. Alhamdulillah kita sudah lebih 70 tahun. Internal dan eksternal harus dicari equilibrium dinamic, dinamika-dinamika itu harus dicari titik pendulumnnya,” urai Ketum Muslimat NU ini.
Karena itu, Khofifah menilai perlu dicari pemimpin yang bisa mencari titik tengah di balik banyaknya dinamika yang terjadi. Ditanya soal sosok pemimpin dengan latar belakang militer, ia menjawab "Pokoknya kita butuh pemimpin yang mampu membangun equilibrium dinamic local, regional, nasional, dan internasional yang bisa membangun keseimbangan-keseimbangan,” katanya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




