Pendistribusian air bersih untuk masyarakat di Kecamatan Robatal, Sampang. Foto: MUTAMMIM/ BANGSAONLINE
Menurutnya, video tersebut sengaja direkam oleh seorang oknum untuk pencitraan Bupati Sampang.
"Saya tidak terima masyarakat dibodoh-bodohi di tengah krisis air bersih ini. Perlu ditegaskan lagi kalau bantuan itu bukan dari Bupati Sampang," tegasnya.
Sebelumya, BPBD Sampang telah mendistribusikan air bersih dari Pemprov Jatim kepada 62 desa terdampak kekeringan. Pihaknya berharap pemkab juga bisa segera mendropping air bersih untuk masyarakat.
"Kalau bantuan yang dari Pemprov Jatim sudah, dan tinggal menunggu dari pemkab saja," tambahnya.
Sementara itu, menurut salah satu anggota Banggar DPRD Sampang, Alan Kaisan, dokumen perubahan APBD 2023 dari Pemprov Jatim baru saja turun dan segera dibahas di tingkat banggar.
"Banggar akan membahasnya dan jika tidak ada koreksi segera mungkin dalam minggu ini bantuan air bersih terealisasi," katanya. (tam/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




