Komisioner KPU Gresik, Makmun, saat memberikan pendidikan pemilu kepada santri di Ponpes Mambaus Sholihin. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
Film Kejarlah Janji ini, diproduksi atas kerjasama KPU RI dengan Asta Jaya Centra Cinema, Padi Creative, dan Garin Workshop, dalam rangka memasifkan sosialisasi dan pendidikan pemilih untuk Pemilu 2024.
Film tersebut, bercerita tentang ibu tunggal bernama Pertiwi (Cut Mini), yang punya tiga anak, yaitu Sekar (Shenina Cinnamon), Adam (Bima Zeno), dan Isham (Thomas Rian). Pertiwi sendiri pernah punya masa lalu, yaitu suaminya yang telah meninggal, kalah dalam dalam Pilkades beberapa tahun silam.
Konflik mulai muncul, saat anak-anak Pertiwi tahu, kalau ibunya masih punya hati dengan cinta masa SMA, yaitu Lurah bernama Janji Upaya (Ibnu Jamil), yang berstatus duda, karena istrinya meninggal.
Janji Upaya sendiri, yang merupakan Lurah dua periode, didukung oleh masyarakat untuk mencalonkan lagi sebagai Lurah. Namun rivalnya melakukan trik-trik licik dan tidak sehat, untuk menjegal sang petahana, termasuk fitnah berupa berita hoaks yang menyudutkan Janji Upaya.
Singkat cerita, dalam kondisi konstelasi politik desa yang memanas, Sekar anak Pertiwi, bisa mengungkap dalang dibalik berita hoaks yang meresahkan dan membuat pemilihan lurah menjadi tidak sehat.
Terungkapnya fitnah dan hoaks dalam pemilihan lurah itu, menjadikan Pilkades dapat berjalan lancar dan damai. Begitulah sinopsis Film 'Kejarlah Janji', yang mengajarkan kita untuk senantiasa mengedepankan moral politik, yang anti hoaks, sehingga dalam pelaksanaan pemilihan umum, dapat tercipta suasana yang harmonis antarmasyarakat. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




