Acara sosialisasi pajak yang digelar BPPD Sidoarjo di salah satu kelurahan. Foto: Ist.
“Jadwal pooling PBB sudah kita ditentukan. Tetapi apabila ada desa/kelurahan yang mengajukan, akan kita layani,” ujar mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sidoarjo itu.
Dijelaskan Ari, warga desa sangat antusias membayar PBB lewat cara pooling. Karena selain sebagai tempat pembayaran, ternyata masyarakat juga bisa melakukan pemutakhiran data PBB milik mereka.
Jika di lingkungan perumahan, warga lebih sreg kegiatan pooling PBB digelar pada malam hari. Karena rata-rata sebagian besar warganya masih bekerja pada siang hari.
Pada saat kegiatan pooling PBB, selain ada petugas dari BPPD Sidoarjo, juga ada petugas dari Bank Jatim maupun juga petugas dari bumdes desa setempat sebagai agen pembayaran.
Terpisah, program pooling PBB yang digelar BPPD Sidoarjo ini disambut positif oleh masyarakat. Ketua RT 23 RW 06 Desa Kemiri Kecamatan Sidoarjo, Arkadeus, mengatakan program jemput bola pembayaran PBB ini sangat memudahkan warga untuk membayar pajak.
"Apalagi program ini digelar pada malam hari maupun hari libur kerja, sehingga banyak dimanfaatkan oleh warga. Ini memudahkan warga untuk membayar tagihan pajak PBB," tandas Arkadeus. (sta/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




