Waspada Kebakaran Hutan di Gunung Lawu Meluas. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kebakaran hutan yang diduga kawasan hutan lindung di Lereng Gunung Lawu bagian utara semakin meluas.
Roland Yana yang merupakan salah satu relawan warga Desa Kletekan Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur mengatakan titik api pertama kali muncul di kawasan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Manyul masuk kawasan Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi.
BACA JUGA:
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
- Viral! Siswa SD di Probolinggo jadi Korban Bullying, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Jambret Apes! Nekat Gasak Perhiasan Emak-emak di Blitar, Ternyata Emas Imitasi
- Polemik Yai Mim dan Sahara, Gus Yusuf Minta Alumni Tebuireng Jaga Adab
"Kita pantau, (asap) yang besar kemarin sore, tapi cepat sekali membesar karena angin bertiup cukup kencang sampai di petak 3839. Yang terbakar masih di kawasan hutan lindung," ujar Roland.
Roland menjelaskan bahwa saat ini warga Desa Kletekan masih berjaga di wilayah perbatasan hutan lindung dan hutan produksi yang ditumbuhi pohon pinus.
Cara mencegah kebakaran merambat ke hutan produksi yang berbatasan langsung dengan pemukiman warga, masyarakat membuat ilaran. Ilaran adalah penyekatan atau pembersihan kawasan hutan secara melingkar. Ilaran dibuat agar api tidak merambat ke wilayah lain.
"Kalau titik api yang kecil-kecil terpantau sudah 2 minggu lalu bisa dipadamkan warga. Baru kemarin sore titik api tiba-tiba langsung membesar. Kita berjaga di Pos Manyul untuk membuat ilaran mencegah kebakaran merambat ke hutan produksi," jelas Roland.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




