Duet Kader Muda NU-Muhamadiyah Berpeluang Pimpin Blitar

‘’Gus Tamim juga mewakili kaum muda. Hasil surveinya menyebutkan 44,8 persen yang terbagi atas pemilih berlatar belakang Islam (tradisional dan moderat) 75,7 persen dan 24,3 persen dari kalangan nasionalis,’’ terang Sulton.

Di bawah elektabilitas Gus Tamim, hasil survei untuk Heri Romadhon mencapai 36,8 persen. Selain Ketua PAN, Romadhon merupakan tokoh muda Muhammadiyah yang populis. Sementara itu, Ketua DPRD yang sekaligus Ketua PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Marhaenis, Urip Widodo, hanya mendapat 18,4 persen.

Di dalam survei, kata Sulton, nama Wakil Bupati Blitar Rijanto masih menempati posisi tertinggi. Elektabilitas Rijanto sebesar 66,3 persen. Perincianya 23,9 persen berasal dari kelompok agamis, dan 76,1 persen dari golongan nasionalis. Faktor petahana (incumbent) menjadi faktor terbesar kuatnya elektabilitas Rijanto.

Kendati demikian, elektabilitas kelompok tua Rijanto-Marhenis di atas kertas masih dilampaui pasangan Gus Tamim-Heri Romadhon. Jadi, secara matematis kelompok tua hanya mendapat dukungan besar dari massa nasionalis, sementara kelompok muda mampu membawa suara kaum agamis dan nasionalis dengan komposisi yang lebih imbang.

’’Sisa hasil survei terbawah ditempati Arbain Hamdan, Ketua Partai Gerindra Kabupaten Blitar, dan Heru Sunariyanta, mantan Ketua Partai Demokrat. Keduanya berpotensi kuat merapat ke koalisi PKB-PAN,’’ jelasnya. (tri/rvl)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO