Kepala Disdik Jatim, Aries Agung Paewai, yang mewakili Gubernur Khofifah saat menerima penghargaan dari Kemendikbudristek.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Jawa Timur meraih penghargaan sebagai provinsi dengan pendaftar terbanyak dalam Gebyar Pembelajaran Berbasik TIK (pembaTIK) se-Indonesia dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Sebanyak 16.273 orang tenaga pendidik dari Jawa Timur mendaftar kegiatan itu. Program ini bertujuan untuk peningkatan kompetensi pendidik dalam kegiatan Belajar, Mengajar dan Berkarya untuk mendukung terciptanya Inovasi Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Merdeka dengan mengedepankan Pemanfaatan Platform Teknologi.
BACA JUGA:
- Tinjau Pasar Banjarejo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Stabil Jelang Idul Adha 2026
- Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup, Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan
- Program Bongkar Ratoon Tebu Dimulai di Desa Pinggirsari
- Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp1,819 Miliar untuk Masyarakat Kota Kediri
Secara khusus, penghargaan ini diserahkan oleh Kepala Pusat Data dan Informasi Kemendikbudristek, Hasan Chabibie, kepada Gubernur Khofifah yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, Selasa (12/9/2023).
Selain menerima penghargaan sebagai pendaftar peserta terbanyak se-Indonesia, Jatim juga menerima Diorama berbentuk ruang kelas atas partisipasi dalam kegiatan TIK Talks 'Gebyar PembaTIK dan Kihajar STEM 2023".
Atas penghargaan ini, Gubernur Khofifah berterima kasih kepada Kemendikbudristek. Sekaligus apresiasi kepada para tenaga pendidik di Jawa Timur yang terus meningkatkan literasi digital di kalangan tenaga pengajar.
"Terima Kasih dan apresiasi kepada para tenaga pendidik di Jawa Timur yang terus menunjukkan semangat untuk meningkatkan kemampuannya. Utamanya terkait literasi digital. Karena tenaga pendidik dituntut dapat memanfaatkan teknologi digital untuk bisa menghadirkan pembelajaran yang menarik serta lebih bermakna," ungkapnya.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai menjelaskan, ditunjuknya Jatim sebagai tuan rumah Seminar TIK dan diikuti oleh 6 Provinsi lain tersebut, lantaran jumlah peserta Pembelajaran Berbasis TIK atau PembaTIK di Jatim terbanyak seluruh Indonesia, yakni 16.273 orang.
"Dan tentunya penghargaan ini diberikan kepada kita dan diinisiasi Kemendikbudristek RI menyelenggarakan kegiatan di Jawa Timur," ujar Aries.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




