SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah optimis Jawa Timur akan mampu mempertahankan gelar Juara Umum di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun ini yang digelar pada 29-31 Agustus 2023.
Dengan mengirimkan 90 siswa terbaik, ia yakin Jawa Timur mampu mempertahankan perolehan prestasi sebagai Juara Umum 3 kali berturut-turut sejak tahun 2020 hingga 2022.
BACA JUGA:
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Paskibra Bersatu Lintas Jenjang
- BSPS di Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Luas
- Hardiknas 2026: Gubernur Khofifah Tegaskan Jawa Timur Jadi Barometer Pendidikan Nasional
"Persiapan yang dilakukan para siswa Jatim untuk OSN Tahun 2023 ini sangat matang. Seleksi juga kita lakukan dengan ketat, ada sistem seleksi bertahap mulai tingkat kab/kota, dan soal yang diujikan dalam seleksi juga berbobot karena platform berbasis Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)," ujarnya, Senin (28/8/2023).
Dengan seleksi menggunakan sistem ANBK ini, Khofifah menyebut ada kelebihan yang didapat para siswa karena ada pengukuran literasi dan numerasi. Selain itu model soal yang ada di seleksi OSN juga dibuat variatif.
"Model soal yang diberikan variatif, selain itu soal-soal kita pada seleksi OSN di tingkat kab/Kota dan provinsi juga dibuat dengan platform moodle. Sehingga kami yakin anak-anak kita sudah siap bertanding dan kita harapkan mereka membawa hasil terbaiknya," tuturnya.
Usai proses seleksi di tingkat kabupaten/kota kemudian dilanjutkan di tingkat provinsi, peserta terbaik telah diajak untuk mengikuti Training Center (TC) yang digelar Dindik Jatim selama 4 hari di Kota Batu.
Dalam kegiatan ini, siswa mendapat kematangan materi dari guru besar yang ada di Universitas Airlangga (Unair), Institute Teknolohi Surabaya (ITS), Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM).
"Kami juga datangkan alumni pemenang OSN tahun sebelumnya untuk memberikan motivasi dan gambaran terkait Olimpiade Sains Nasional dan International," kata Khofifah.






