Keluarga Korban Pengeroyokan Pasar UKA Benowo Tuntut Keadilan, Polisi Bongkar Makam

Keluarga Korban Pengeroyokan Pasar UKA Benowo Tuntut Keadilan, Polisi Bongkar Makam Petugas saat membongkar makam korban pengeroyokan Pasar UKA Benowo.

“Saya mendapatkan cerita dari adik saya, dan agak lama kemudian selesai 1 jam dia merasa pusing dan akan ke kamar mandi. Namun, saat menuju ke sana ia berjalan sempoyongan dan jatuh tepat di pintu kamar mandi. Pertolongan awal saya berikan dengan cara memberikan minyak kayu putih, namun tubuhnya sudah kejang-kejang hingga meninggal,” paparnya.

“Saya didatangi oleh seseorang yang mengaku keluarga pelaku, saya disodori surat pernyataan dengan isi bahwa harus mencabut laporan dan tidak melanjutkan perkara tewasnya adik saya. Dengan adanya hal itu, saya tidak mau dan menolak, dan saya nekat untuk mengungkap kebenaran atas meninggalnya adik saya dengan mengajukan autopsi,” imbuhnya.

Sementara itu, petugas dari Polrestabes melakukan pembongkaran di Makam Sememi untuk keperluan autopsi guna mengetahui penyebab awal tewasnya korban.

“Autopsi yang dilakukan berjalan selama 3 jam dan hasilnya akan diketahui pada 48 jam kurang lebihnya,” kata Kasi Humas Polrestabes , AKP Haryoko Widi. 

Wakasatreskrim Polrestabes , Kompol Teguh Setiawan, memberi keterangan terkait proses autopsi yang akan dilanjutkan pemeriksaan di labotarium.

“Beberapa organ tubuh akan dikakukan uji labotarium. Sementara ditemukan adanya pendarahan dalam otak dan luka dalam di dinding perut dan pankreas. Dari hasil labotarium nantinya dan kepastiannya akan kita terima hasil resminya antara 2-6 hari,” paparnya. (rus/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Razia Balap Liar, Polrestabes Surabaya Amankan dan Proses Hukum Joki ':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO