Bupati Sidoarjo ketika memukul gong, sebagai tanda membuka Kongres dan Seminar Citynet NCI 2023. Foto: MUSTAIN/BANGSAONLINE
Organisasi ini mengkhususkan dalam pembangunan perkotaan yang berkelanjutan (SDG'S) dengan fokus perubahan iklim, pengurangan risiko bencana dan kegiatan pembangunan infrastruktur melalui kerja sama antarkota.
Citynet mempromosikan pertukaran pengetahuan, keterampilan dan teknik melalui empat area program utama, program pelatihan, seminar dan forum, layanan konsultasi teknis dan kerja sama teknis antarkota negara-negara berkembang.
CEO Citynet, Jeong Kee-Kim, mengapresiasi Sidoarjo yang telah menjadi pemimpin Citynet NCI di Indonesia selama enam tahun yaitu pada tahun 2017- 2023.
"Saya sangat mengapresiasi Kabupaten Sidoarjo yang berkenan untuk memimpin Citynet NCI selama enam tahun terakhir," ujarnya.
Ia berharap pertemuan kali ini dapat mencetak pemimpin baru Citynet NCI yang mampu mewarnai kerja sama antaranggota Citynet.
"Semoga pemimpin baru yang terpilih dapat mengemban tugas dan mewarnai kerjasama antar anggota Citynet yang menjadikan kota/kabupaten di Indonesia maupun kota-kota lain diluar negeri (kawasan Asia Pasifik) maju dalam pembangunan daerahnya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya," pungkasnya.
Kongres dan Seminar Citynet NCI tahun ini dihadiri oleh 11 kota dan kabupaten dari 26 anggota Citynet National Chapter Indonesia (NCI). Selain itu hadir sejumlah NGO dan perguruan tinggi.
Anggota Citynet CNI yang hadir di antaranya, Sidoarjo langsung diwakili Bupati Ahmad Muhdlor; Kota Tarakan langsung diwakili Khoirul selaku wali kota; Kota Sukabumi diwakili Andri Setiawan Hamami selaku wakil wali kota.
Ada juga delegasi dari Kota Jambi, Kota Bandung, Kota Gorontalo, Kota Ternate, Surabaya, Kota Banjarbaru dan Kota Balikpapan. Sedangkan NGO dan perguruan tinggi yang hadir di antaranya Gerakan Ciliwung Bersih, Masyarakat Air Indonesia dan Universitas Kuala Lumpur. (sta/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




