Gubernur Khofifah saat mengunjungi Gua Mahakarya di Dusun Ra'as Timur Desa Banraas, Sumenep.
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut Jawa Timur memiliki banyak destinasi wisata kelas dunia yang tidak dimiliki banyak negara.
Karenanya, Khofifah berharap berbagai potensi tersebut bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendatangkan banyak pendapatan bagi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Khofifah mencontohkan di Kabupaten Banyuwangi ada Kawah Ijen yang merupakan danau air asam terbesar di dunia. Ditambah adanya fenomena blue fire yang hanya ada dua di dunia, yaitu di Islandia dan Kawah Ijen.
Selain itu, ada juga Gunung Bromo di mana wisatawan bisa menikmati pemandangan alam berupa kawah yang dilengkapi dengan kawasan pegunungan dan perbukitan, serta hamparan padang savana yang indah.
"Tidak berhenti di situ, di Sumenep ada Gili Iyang yang dinobatkan sebagai tempat dengan oksigen terbaik kedua di dunia setelah Laut Mati di Jordania. Pantainya juga cantik, dan ada wisata gua juga. Konon, tingginya oksigen di Gili Iyang disebut menjadi salah satu faktor yang membuat warga Gili Iyang berumur panjang dan awet muda," imbuhnya.

Menurut Khofifah, dengan berbagai potensi tersebut, pemerintah daerah juga dituntut kreatif dalam menjadikan destinasi wisata tersebut semakin menarik dan tidak membosankan.
Kolaborasi dengan berbagai pihak seperti akademisi, pelaku usaha, hingga komunitas, perlu dilakukan. Termasuk mempromosikan destinasi tersebut melalui pelaksanaan event.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




