Ilustrasi.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Polresta Sidoarjo hingga kini belum juga bisa mengungkap identitas dari korban mutilasi. Terlebih, hingga saat ini baru ada dua potongan tubuh saja yang berhasil ditemukan.
Kedua potongan tubuh yaitu badan korban dan juga kaki korban itu sudah teridentifikasi memiliki kecocokan. Namun, lengan dan juga telapak kaki korban masih menghilang.
BACA JUGA:
- Sidang Penggelapan Kasur di Sidoarjo: 7 Ponpes Sudah Bayar Lunas, Tapi Uang Rp620 Juta Tak Disetor
- 35 Siswa SD di Sidoarjo Dapat Pelatihan Jadi Polisi Cilik untuk Lomba Polda Jatim
- Polresta Sidoarjo Amankan Truk Gandeng yang Tabrak Mahasiswi hingga Tewas di Buduran
- Diduga Dipicu Klakson, Pria di Waru Sidoarjo Sabet Pengendara Mobil dengan Celurit
Saat dikonfirmasi, Kamis (15/6), Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro masih belum bisa mengatakan banyak hal.
"Masih belum ada banyak hal, masih dalam penyelidikan," ungkapnya.
Begitu pun pos aduan yang dibuat Polresta Sidoarjo untuk pelaporan jika ada orang dengan kecocokan ciri tersebut, nampaknya belum membuahkan hasil yang signifikan.
Kusumo mengatakan bahwa sudah ada beberapa orang yang melapor. Akan tetapi belum ada satu pun yang memiliki ciri ataupun waktu hilang sesuai identifikasi mayat.
"Ada dari Surabaya, kemudian Sidoarjo, Gresik, Madura, juga yang melapor ke kami," ungkapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




