Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin, saat meninjau jalan rusak di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak.
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin, mengatakan kerusakan jalan di wilayahnya tak beda jauh dengan kerusakan jalan di beberapa kota atau kabupaten lain di Indonesia.
Mengutip pernyataan resmi dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), ia menyampaikan kondisi mantap jalan di kabupaten kota di seluruh Indonesia mencapai 46 persen hingga 57 persen.
BACA JUGA:
- Deteksi Dini, BPJS Kesehatan Tulungagung Lakukan Skrining Siswa Sekolah Rakyat di Trenggalek
- Gubernur Khofifah Apresiasi Pramuka Jatim atas Program Bedah Rumah dan Nandur Mangrove
- Hotel Prigi Merugi Rp200 Juta Tiap Tahun, DPRD Trenggalek Sarankan Diserahkan ke Pihak Ketiga
- Komisi IV DPRD Trenggalek: PPG Prajab dapat Prioritas Rekrutmen Guru di 2026
"Artinya separuh memang dalam kondisi rusak, sedang maupun berat. Nah kondisi ini gak berbeda dengan kondisi di Trenggalek," ujarnya saat meninjau kerusakan jalan sirip di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, Rabu (10/5/2023).
Ia menambahkan, penyebab banyaknya kerusakan jalan di Trenggalek saat ini, karena dalam tiga tahun ke belakang terjadi refocusing anggaran akibat pandemi covid 19 yang lalu."Kita gak pernah belanja infrastruktur selama tiga tahun," terangnya.
Begitu covid selesai kata dia menjelang masa transisi Pemkab Trenggalek memberanikan diri meminjam dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) untuk membangun infrastruktur. Dana pinjaman dari PEN saat itu total mencapai 250 miliar.
"Itupun untuk jalan sudah kita gelontorkan 100 milyar, yang sisanya 150 milyar itu untuk rumah sakit," urainya.
Adapun pembangunan jalan yang dibiayai dari dana PEN diantaranya jalan lingkar Pule Kecamatan Pule, Trenggalek. Meski demikian dari total 100 persen yang seharusnya dibangun di jalan lingkar Pule namun saat itu hanya mampu membangun separuhnya.
"Untuk tahun ini beberapa paket (pembangunan jalan) sudah masuk lelang dan jalan yang kita lalui ini, ini sebenarnya sudah diusulkan di Musrenbang tahun 2019," ungkapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




