Minta Capres NU Tulen, Menolak NU Naturalisasi, Warga NU Demo Kantor PWNU Jatim

Minta Capres NU Tulen, Menolak NU Naturalisasi, Warga NU Demo Kantor PWNU Jatim Kader NU yang tergabung dalam Nahdliyin Bersuara untuk Bangsa (Nusa Bangsa), melakukan penyampaian aspirasi ke kantor PWNU Jatim, Kamis (4/5/2023). foto: istimewa.

Ra Lilur menyebut sejumlah nama kader NU yang layak menjadi cawapres. Mereka adalah Mahfud MD, Indar Parawansa, Muhaimin Iskandar, KH. Said Aqil Siradj, KH. Miftachul Akhyar, KH. Yahya Cholil Staquf, Yenny Wahid, Saifullah Yusuf, Ali Maskur Musa, Habib Lutfi, Taj Yasin, dan Emil Dardak.

Namun, lanjutnya, nama-nama cawapres potensial dari NU itu terdegradasi oleh lembaga survei yang menempatkan posisi mereka di urutan bawah. Padahal faktanya, secara prestasi dan popularitas mereka ini di atas rata-rata nama-nama yang unggul dalam survei.

Bahkan memiliki jejak rekam panjang dalam karir politik nasional. Selain itu masing-masing tokoh itu memiliki gerbong pendukung yang besar dan militan.

"Mereka inilah yang layak mewakili nahdliyin di nusantara. Merekalah sejatinya representasi dari kader NU tulen. Inilah yang diperjuangkan Nusa Bangsa di Jawa Timur. Kami yakin gerakan ini akan menjadi bola salju diikuti oleh nahdliyin di provinsi lain," tambahnya.

Di sisi lain, Kiai Zulkarnaen, ulama dari Banyuwangi menyampaikan bahwa NU bukan tim sepakbola, tidak perlu mendatangkan naturalisasi. Menurutnya, NU juga bukan pasar modal yang mendatangkan para pemodal.

"Nusa Bangsa memulai aspirasi ini dari Jawa Timur, karena NU lahir dari Jawa Timur yang didirikan oleh para kiai-kiai sepuh, dan barang siapa yang di struktur PBNU hingga ke bawah menjual NU dan agama, maka kehancuran akan tiba untuknya," pungkasnya. (mdr)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Sejumlah Pemuda di Pasuruan Dukung Muhaimin Maju Calon Presiden 2024':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO