Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, dan wakilnya, Dewi Mariya Ulfa, serta anggota Forkompinda setempat saat memukul kentongan sebagai tanda launching Destination Branding Kediri Berbudaya. Foto: MUJI HARJITA/BANGSAONLINE
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Launching Destination Branding Kediri Berbudaya di Monumen SLG (Simpang Lima Gumul) Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri , Sabtu (25/3/2023) sore, berlangsung di bawah guyuran hujan. Sejak acara dibuka, rintik air hujan sudah mulai turun.
Meski jadwal acara yang dihadiri oleh anggota Forkompinda Kabupaten Kediri, Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, seluruh OPD dan Kepada Desa se Kabupaten Kediri itu harus dipangkas karena diguyur hujan, suasana launching nya sendiri cukup meriah.
BACA JUGA:
- Wali Kota Kediri Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Target Rampung 20 Juni
- Damkar Kabupaten Kediri Evakuasi Ular Piton 6 Meter di Gurah
- SIWO PWI Kediri Raya Gelar Turnamen Domino Pelajar Perdana, Orado Bidik Atlet Muda Berprestasi
- Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp1,819 Miliar untuk Masyarakat Kota Kediri
Tugu berbentuk bersegi empat yang berada di sebelah barat Monumen SLG yang semula bertuliskan Kediri Lagi, berubah menjadi Kediri Berbudaya. Maksudnya adalah bahwa Kabupaten Kediri itu adalah pusat kebudayaan sejak jaman kerajaan Kediri dulu hingga sekarang.
Kemeriahan semakin terasa, ketika di puncak Monumen SLG juga ditampilkan kembang api berwarna -warni. Dibawah guyuran hujan, acara Launching Destination Branding Kediri Berbudaya itu, akhirnya ditutup sebelum waktunya dan para undangan semburat untuk mencari tempat berteduh.
Turunnya hujan di acara launching Destination Branding "Kediri Berbudaya" sebenarnya juga tidak menjadi soal. Karena di acara tersebut juga ditampilkan tarian tiban, dimana tarian tiban ini digelar memang untuk meminta hujan.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, dalam sambutannya, sempat menyentil Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Adi Suwignyo.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




