Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kediri, Achmad Fanani Sumali (kiri), saat menyerahkan sebuah buku kepada Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Musyawarah Daerah (Musda) VII Muhammadiyah Kabupaten Kediri diwarnai dengan hadirnya calon-calon pimpinan dari kalangan muda. Agenda tersebut berlangsung pada hari ini, Minggu (29/1/2023).
Kegiatan bertajuk 'Membumikan Islam Berkemajuan, Memajukan Kabupaten Kediri' yang pertama kali diadakan di Jawa Timur itu bakal dilakukan pemilihan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kediri periode 2022-2027.
BACA JUGA:
- Upah Rp70-90 Ribu, Penambang Pasir Brantas Kediri Tetap Bertahan
- Wali Kota Kediri Dorong Guru TK Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan di Era Digital
- Wali Kota Kediri Tekankan Stabilitas Daerah Demi Kelancaran Pembangunan
- Di Pertemuan Rutin Himasal dan Lim, Gus Qowim: Ulama dan Umara Harus Sinergi dengan Masyarakat
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengatakan bahwa Muhammadiyah telah berkontribusi banyak dan berperan sebagai salah satu elemen kekuatan pembangunan di Bumi Panjalu, baik melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan lain-lain.
Mas Dhito (sapaan akrab Bupati Kediri) mencontohkan, Muhammadiyah Kabupaten Kediri merupakan salah satu organisasi yang pertama kali menangkap kesulitan masa awal pandemi Covid-19.
"Saya sendiri sebagai saksi mata, dulu awal-awal Covid, salah satu yang membuka dapur umum adalah Muhammadiyah," ungkapnya saat menghadiri pembukaan Musda Muhammadiyah VII.
Sebagai orang nomor satu di Kabupaten Kediri, ia berterima kasih kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kediri, Achmad Fanani Sumali, atas kerja sama yang selama ini telah dibangun dengan baik.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




