7 Wisata Budaya Gresik yang Mungkin Kalian Belum Tahu

7 Wisata Budaya Gresik yang Mungkin Kalian Belum Tahu Kirab Budaya HUT Gresik merupakan salah satu wisata budaya di Kota Pudak. (foto: disparekrafbudpora.gresikkab.go.id)

4. Grebeg Surowiti

Tradisi Grebeg Surowiti merupakan salah satu wisata budaya Gresik yang diselenggarakan oleh masyarakat Desa Surowiti, Kecamatan Panceng. Grebeg Surowiti dilakukan sebagai napak tilas perjalanan Sunan Kalijaga hingga sampai di Desa tersebut. Masyarakat Surowiti menjadikan acara itu sebagai ungkapan rasa syukur atas rahmat dan nikmat dari Allah SWT. Adanya ribuan tumpeng yang dibawa oleh para warga, menjadikan kegiatan tersebut menjadi salah satu wisata budaya Gresik. Tumpeng tersebut kemudian dikumpulkan di dua lokasi berbeda yakni, di parkir wisata desa serta di lokasi Pesarean, kawasan yang dipercaya sebagai petilasan Sunan Kalijaga.

5. Thungka

Wisata Budaya khas Gresik selanjutnya yang perlu Anda ketahui ialah Thungka. yang satu ini merupakan seni pertunjukan musik yang menggunakan ronjengan (lesung penumbuk padi yang menyerupai perahu kecil) dan ghentong (alu) yang berfungsi sebagai alat pukulnya. Thungka dimainkan oleh sekelompok perempuan yang bertugas menjadi vokalis dan pemukul.

Irama Thungka menggambarkan suasana musim panen yang dinantikan para petani. Sementara syairnya, merupakan pujian-pujian terhadap kebesaran dan keagungan Tuhan. Thungka biasanya ditampilkan dalam pengantin adat maupun upacara penyambutan.

6. Kercengan

Tradisi Kercengan merupakan wisata budaya Gresik dengan jenis kesenian hadrah khas Bawean yang dibawakan oleh laki-laki dan perempuan. Para pemain Kercengan terdiri dari vokalis, penabuh, peruddat (penari) perempuan. Wisata budaya yang satu ini memiliki irama tabuhan lambat hingga cepat yang berbeda dengan daerah lain.

7. Sanggring

Sanggring merupakan hidangan sejenis kolak ayam yang menjadi salah satu makanan khas Gresik. Dari namanya terkesan tidak asing namun rasa dan bentuknya berbeda dengan kolak pada umumnya. Makanan khas Gresik satu ini terbuat dari daging ayam yang disuwir tipis dengan kuah atau kaldu mirip seperti bakso atau soto namun rasanya manis.

Cara pengolahannya pun harus disajikan oleh para pria yang terlebih dahulu harus berwudhu. Konon, Sanggring berasal dari makanan obat yang dibuat oleh Sunan Dalem (Putra Sunan Giri) pada saat beliau menderita sakit yang berkepanjangan.

Atas petunjuk Allah SWT beliau kemudian membuat Sanggring dan berangsur sembuh setelah memakannya. Akhirnya, tradisi budaya Gresik tersebut berlanjut dengan pembuatan masakan yang dilakukan hingga sekarang di malam ke 23 Bulan Ramadhan. Tradisi ini dilakukan di Masjid Al Mubarok, Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Gresik.(git)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO