Proses evakuasi pasien Klinik dr Fajar Habibi di Kecamatan Pasean akibat banjir.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Menjelang pergantian tahun baru, Kabupaten Pamekasan dilanda banjir, Sabtu (31/12/2022). Banjir di antaranya melanda wilayah Kecamatan Pasean.
Akibat bencana tersebut, 11 pasien yang tengah dirawat di Klinik dr. Fajar Habibi yang berada di Jalan Waru, Kecamatan Pasean, terpaksa dipulangkan.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
- Kasus Kekerasan Seksual Anak Perempuan di Pamekasan Naik, Faktor Keluarga Tak Harmonis Jadi Pemicu
Fatimatus Zahra, Perawat Klinik dr. Fajar Habibi, membenarkan ada 11 pasien yang harus dievakuasi dadakan karena banjir.
"Ada satu pasien yang baru masuk terpaksa ditolak karena air yang masuk ke dalam klinik. Bahkan banjir masuk ke sejumlah ruangan, seperti ruang BPJS dan laboratorium," terangnya.
Fatimatus mengatakan genangan air masuk ke dalam klinik karena hujan deras yang terus-menerus mengguyur sejak Jumat.
"Kliniknya dekat dengan Jembatan Ahatan, jadi aliran air yang cukup deras masuk seketika," paparnya.
Dalam video yang beredar di media sosial, salah satu pasien tampak dievakuasi sambil membawa jarum infus yang masih melekat di tangannya. (dim/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




