Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto, dan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI (Mar) Farid Ma'ruf, saat menunjukkan komitmen bersama. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
Komitmen dari forkompinda, Kapolda, Pangdam, dan Gubernur Jawa TImur tetap harus diikui kepatuhan dari seluruh elemen strategis terutama yang memiliki keberkaitan langsung dengan berbagai kegiatan pada saat pergantian tahun.
“Oleh karena itu, dari 8 item termasuk adalah yang biasa menyiapkan forum-forum pergantian tahun tolong mengikuti jam yang telah ditentukan di masing masing kabupaten kota. Kemudian tetap menjaga protokol kesehtaan dan kemudian menghindarkan dari kemungkinan apakah minuman keras, apakah narkoba pokoknya hal yang tidak kita harapkan mengganggu ketertiban, keamanan itu tolong kerjasama semua pihak,” tandasnya.
Kemudian dia juga meminta pada elemen-elemen terkecil, tokoh-tokoh agama, Siskamling dan yang berada di lini terkecil lainnya untu turut serta melakukan antisipasi masing-masing daerahnya. “Jadi saya rasa 8 item ini menjadi komitmen kita bersama. Saya berharap kabupaten/kota bersama forkompimda setempat juga akan menindak lanjuti dari 8 item yang menjadi komitmen kita untuk menjaga semua berjalan aman, nyaman, sehat, dan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan yang terpenting adalah dapat menjaga stabilitas kamtibmas secara umum. Kemudian juga akan mengerahkan seluruh steakholder dan petugas keamanan baik dari Kepolisian maupun jajaran TNI dan sektor lain yang terkait untuk bisa menjamin pelaksanaan kegiatan perayaan tahun baru berjalan aman, lancar, dan selamat.
“Berikutnya lagi, bahwa ada pembatasan aktifitas juga terkait dengan kemungkinan munculnya masalah-masalah hukum di sana. Ada pembatasan kemungkinan narkoba yang akan masuk, kemudian kelompok-kelompok radikal, kemudian ada aksi-aksi kejahatan jalanan dan sebagianya yang memang ini perlu kita antisipasi termasuk juga dengan aktifitas kegiatan masyarakat yang membahayakan mereka sendiri, seperti konvoi dan iring ringan yang seyogyanya diisi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan oleh masyarakat itu sendiri,” tandasnya.
Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI (Mar) Farid Ma'ruf, juga mengatakan siap membantu Kapolda untuk mengamankan situasi malam tahun baru, untuk menjaga kondusifitas dan ketertiban masyarakat.
“Kami siap mengamankan seluruh Jawa Timur supaya tidak terjadi kerusuhan, kecelakaan, kemudian keributan akibat over kegiatan dari masyarakat yang euphoria. Pada prinsipnya Kodam V/Brawijaya siap mensukseskan program pengamanan untuk malam tahun baru,” pungkasnya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




