Bupati Tuban, Aditya Harlinda Faridzky saat melantik 47 kades baru di Pendapa Kridha Manunggal, Rabu (28/12/2022).
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Tuban, Aditya Harlinda Faridzky melantik sebanyak 47 Kepala Desa (Kades) dari 17 Kecamatan di Pendapa Kridha Manunggal, Rabu (28/12/2022).
Pada pelantikan tersebut, puluhan kades pemenang Pilkades Serentak 2022 itu, disaksikan jajaran Forkopimda, Sekda Tuban, pimpinan OPD dan Camat, serta perwakilan keluarga Kades.
BACA JUGA:
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
- Berawal dari Facebook, Pasangan Paruh Baya ini Resmi Menikah di Nikah Massal Tuban
Dalam kesempatan itu, Bupati Tuban meminta Kades agar segera menyesuaikan diri, mengingat, saat ini, pemerintah daerah tengah disibukkan dengan pembahasan APBDes 2023. Langkah itu, sebagai bentuk percepatan pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Tuban.
"Program pembangunan yang digagas Kades perlu disinkronkan dengan program pembangunan yang digagas Pemkab Tuban. Tujuannya, agar program yang digagas dapat berdampak langsung kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat," ucap Bupati Lindra.
Selain itu, politisi muda Golkar tersebut juga menekankan, agar Kades dan pemdes setempat, dapat memberikan porsi lebih pada upaya percepatan pengentasan kemiskinan. Sejumlah program yang dikembangkan oleh Pemkab Tuban, diselaraskan dengan pemdes.
Ia juga meminta, program kerja terdahulu yang bermanfaat dan telah berjalan, dapat diteruskan dan dikembangkan.
“Dampaknya adalah pertumbuhan ekonomi Tuban Naik hingga 8 persen dan angka kemiskinan turun 1,29 persen. Harapannya, capaian tersebut dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya," imbuhnya.
Mas Lindra secara khusus berpesan kepada Kades dengan usia yang tergolong muda dan baru sekali menjabat, agar mampu menjawab amanah yang diberikan warga kepadanya.
Bekerja dengan nyata, berdedikasi, dan bertanggungjawab menjadi sikap yang harus ditunjukkan.
Tidak hanya itu, mereka diminta untuk tetap mendengarkan masukan dan saran dari orang tua, tokoh agama dan masyarakat di wilayahnya.
“Agar keputusan yang diambil merupakan keputusan yang arif dan bijaksana,” tuturnya. (wan/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




