Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah dan Pemprov Jatim berkomitmen untuk memperkuat peran perempuan di sektor ekonomi. Salah satunya, dengan memberikan penguatan bagi perempuan tulang punggung keluarga. Serta juga rutin menyalutkan zakat produktif pelaku usaha ultra mikro di Jatim agar terhindar dari rentenir.
"Penyaluran zakat produktif bagi pengusaha ultra mikro, terutama yang berjualan di pasar tradisional dan kaki lima bertujuan agar mereka tidak terjerat rentenir. Sehingga aktivitas ekonomi terus berjalan,” jelas Khofifah.
Khusus untuk pelaku usaha ultra mikro dan mikro, Gubernur Khofifah menyebut Pemprov Jatim menyiapkan format pinjaman atau kredit dengan subsidi bunga melalui bank UMKM Jawa Timur. Di mana masing-masing hanya boleh meminjam maksimal Rp10 juta dan akan mendapatkan subsidi bunga. Sehingga bunga yang harus dibayarkan oleh peminjam adalah 3 persen per tahun.
“Alhamdulillah, berbagai program dan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dinilai berhasil melalui pandemi dan menjalankan pemerintahan dengan sangat baik selaras dengan tema pada kegiatan ini, yakni 'Inspirasi dan Inovasi Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat',” tuturnya.
Di sisi lain, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa penghargaan ini tak akan membuatnya berpuas diri atau jumawa. Sebaliknya, justru akan semakin memotivasinya untuk memberikan manfaat lebih bagi kesejahteraan warga Jatim.
“Penghargaan yang kami terima hari ini insya Allah akan semakin melecutkan semangat kami di Jatim untuk bekerja lebih maksimal ke depan,” tandas Gubernur Khofifah.
Adapun sejak dihelat pada 2018 lalu, sekitar 50-an tokoh nasional dan daerah serta lembaga yang telah mendapatkan penghargaan Moeslim Choice Award.
Antara lain Mantan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), Mantan Wapres Jusuf Kalla, Wapres KH. Ma'ruf Amin, Zulkifli Hasan (Ketua MPR 2014-2019), Bambang Soesatyo (Ketua MPR 2019-2024), Rudiantara (Menkominfo), Bambang Brodjonegoro (Menteri Bappenas), Tito Karnavian (Mendagri), Basoeki Hadimoeljono (Menteri PUPR), dan Alm. Tjahjo Kumolo (Mantan Menteri PANRB). (dev/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




